Aku minta maaf, karena sibuk dengan rasa kehilangan kami. Tanpa pernah mengetahui kepedihan yg Bapak rasakan.
Maafkan kami, karena kami selalu merasa paling sedih kehilangan seorang ibu. Yang tak pernah kami sadari, betapa terluka dan kesepiannya Bapak setelah hari itu.
Maafkan kami, karena selalu meminta pengertian. Tanpa kami berusaha memahami bapak.
Maaf sering terlihat kesal di depanmu, tanpa pernah menyadari bahwa kami pun sering membuatmu kecewa.
Maaf karena kami egois, tanpa tahu seberapa sering Bapak mengalah kepada kami.
Maaf telah dengan berani mencela, tanpa pernah berusaha mengetahui besar rasa banggamu kepada kami.
Maaf karena selalu memintamu selalu menjadi milik kami, tanpa tahu betapa kalian sebagai orangtua pernah dengan berat hati melepas kami pergi jauh dari rumah.
Maaf telah mengucapkan kata-kata yang menyakitkan, tanpa tahu seberapa sering Bapak mendoakan kami.
Forgive us, when we no longer can be a little girl who is always on your side.
Tidak bisa menemanimu mengobrol, seperti Bapak menjawab dan meladeni ocehan kami sewaktu kecil.
Maafkan kami atas segala pemikiran (sok) dewasa demi menjaga kebersamaan & keutuhan keluarga kita.
Maafkan kami menjadi orang yang menyerang, memojokkanmu dan bahkan menyalahkanmu.
Yang kami juga tidak pernah tahu seberapa besar Bapak membela dan membantu kami.






0 komentar:
Posting Komentar